Kodok Ngeselin

Karya: Aufa

Pada hari Minggu aku dipilih untuk ikut bertanding sepak di daerah Sentul. Pada hari itulah aku merasa ada keanehan dalam hatiku. Dalam perjalanan menuju tempat pertandingan aku merasa tidak enak dalam hatiku. tetapi aku santai saja meski perasaanku tidak enak.

Aku bertanding 3 kali. Pertandingan pertama tidak ada peristiwa memalukan dalam lapangan, meskipun diguyur dengan kekalahan sadis. Pertandingan kedua tidak ada hal mengerikan atau yang membuat jantungku berdebar-debar hanya saja kembali diguyur dengan kekalahan. Pertandingan ketiga adalah pertandingan yang sangat menyenangkan karena laga tersebut dipenuhi dengan cuaca hujan yang sangat deras dan tidak lupa dibumbui petir dan angin kencang.

Tepat saat aku Mengontrol bola dengan dadaku. Aku melihat di sebelahku ada kodok yang sedang menatap aku. Akhirnya aku langsung menendang bola ke gawang aku sendiri karena aku ketakutan dengan kehadiran kodok. Aku langsung tegang dan pura-pura tidak ketakutan. Pertandingan pun berakhir dan kembali di diguyur dengan diguyur pembataian sadis!!!!!!!!!!!!!!

Beginilah ceritaku yang paling memalukan dan itu adalah hari yang paling sial bagiku. Sebelumnya aku juga pernah bertanding di lapangan itu. Aku juga sangat terkejut karena banyak sekali pohon beringin yang tidak hanya neng kunti atau pocong tetapi ada juga kodok yang tinggal di itu. Biasanya aku melihatnya di lubang pohon tersebut maka dari itu karena aku sering melihat kodok tersebut di lapangan aku bertanding jadi beri nama kodok itu ngeselin. Karena memang kodok itu ngeselin!!!

 

Advertisements

Garuda 19

Karya: Aufa

Dimas adalah seorang remaja yang berumur  17 tahun. Dia  sangat menyukai permainan sepak bola. Dia tinggal bersama ayah dan ibunya dan juga adiknya yang sangat menyukai permainan sepak bola seperti kakaknya Dimas. Dimas sangat hebat dalam bermain sepak bola,karena memang cita-cita dia dari kecil ingin sekali menjadi pemain sepak bola.

Meskipun ayah Dimas tidak menyukai anaknya Dimas menjadi sepak bola.Tetapi Dimas tetap ingin menjadi seorang sepak bola yang sangat hebat seperti idolanya Lionel Messi. Dia ingin sekali menjadi pemain bola terkenal dan masuk piala dunia.

Ada seseorang yang merasa tersingkir dengan kehadiran Dimas. Dia bernama Andik. Selain selalu merasa tersingkir, Andik sangat susah di ajak bercanda. Selain itu, dia juga sering memusuhi teman lainnya. Memang, Andik sangat hebat  dengan bakat sepak bolanya. Namun, lebih banyak orang yang meyukai bakat sepak bolanya Dimas. Sifatnya Dimas juga lebih baik dibandingkan Andik.

Setahun kemudian makin banyak masyarakat sekitar yang mengetahui kehebatan Dimas dalam sepak bola. Tiga bulan kemudian Dimas dipilih untuk Seleksi timnas sepak bola U19 yang akan bermain di Piala AFF yang akan berlangsung 2 bulan lagi. Seleksi timnas indonesia akan dipimpin oleh Coach Arifin. Setelah mengikuti banyak sekali seleksi akhirnya Dimas terpilih untuk bermain di timnas Indonesia sepak bola untuk piala AFF U19.

Akhirnya pertama kalinya Dimas berlatih bersama anak-anak timnas Indonesia yang dimpin oleh Indra Sjafri. Dimas pun dapat bisa bergaul dengan anak-anak timnas yang berasal dari banyak daerah.

Seperti  teman Dimas yang mengikuti seleksi Timnas U 19 yang bernama Sahrul Kurniawan dan bisa di panggil Sahrul. Sebelum masuk di seleksi Timnas Indonesia U 19, dia juga bermain di team sepak bola di kampungnya yaitu Ngawi FC .

Di teamnya Ngawi FC , dia juga sebagai bintang pemain. Berkat Sahrul teamnya banyak sekali menjadi juara banyak kompetisi.

Tetapi di balik kehebatan dia,hidup Keluarganya juga jatuh miskin sampai dia rela bekerja di sebuah warung yang jauh dari rumahnya tanpa sepengetahuan ayah dan ibunya. Selain dia bekerja untuk menghidupkan keluaraganya, dia juga ingin sekali membeli sepatu yang bagus dan layak agar tidak lagi ditegur oleh pelatihnya dari Ngawi FC.

Coach Indra Sjafri juga ingin sekali membawa timnas Indonesia menjadi juara piala AFF tahun ini. Karena memang timnas sepak bola Indonesia 22 tahun berpuasa gelar. Timnas Indonesia terakhir menjadi juara pada piala Asia 1998 yang turun menjadi juara yaitu timnas indonesia. Timnas indonesia juga pernah masuk piala dunia pada tahun 1938 pada masa penjajahan Belanda.

Pada pertandingan pertama timnas Indonesia U19 yang dibawah asuhan coach Indra Sjafri Indonesia takluk dari Airlangga FC dengan score kaca mata 1-0. Memang awal yang sangat perih dari timnas Indonesia U19 yang ditangani oleh coach Indra Sjafri.

Pertandingan kedua timnas Indonesia akan menjamu PSIS Semarang yang akan berlaga di Stadion Patriot Bekasi. Kali ini Timnas Indonesia dapa membuat gawang PSIS Semarang meski hanya sekali. Gol iyu dilesatkan atau dicetak oleh sang kapten si “Bambu Runcing” Dimas. Skor akhir pun 1-0 untuk timnas Indonesia.

Pada ajang piala piala AFF tahun 2013 ini,Indonesia aka menjadi tuan rumah piala AFF ini. Meski Indonesia keluar menjadi juara ada darah dang semangat dibalaik semua ini.

seperti Yabes. Dia bersama teman-teman yang akan seleksi timnas Indonesia harus menerjang badai untuk sampai Jakarta. Akhirnya kapal yang akan dinaiki yabes dibatalkan untuk menuju Jakarta. Tetapi Indra Sjafri membatalkan juga seleksi timnas U19.

Tetapi dengan itu semua Timnas U 19 bisa tetap bertanding di ajang AFF 2013. (bersambung)

 

 

Sekolahku Menyenangkan

Oleh: Aufa

Namaku Aufa. Sekarang aku menduduki bangku kelas 5 SD. Aku bersekolah di SD Islam Dian Didaktika. Aku mempunyai banyak teman yang sangat aku sayangi. Mereka selalu ada di tengah-tengahku saat aku kesusahan maupun dalam kemudahan.

Sekolahku mempunyai banyak guru yang ramah-ramah. Begitu juga dengan guru kelasku. Mereka sangat pandai dalam menyemangatiku dan teman-temanku. Jika aku berbuat salah, guruku tidak memarahiku dan memaafkan kesalahanku.

Guru-guru di sekolahku selalu mengingatkan para murid agar selalu mengerjakan kewajibannya untuk beribadah dan selalu giat belajar. Para murid pun harus ikuti dan melakukan peraturan yang ada di sekolah sehingga ketertiban sekolah tetap terjaga dengan baik.

Materi -materi pelajaran di sekolahku juga tidak terlau sulit. Meskipun ada satu mata pelajaran yang menurutku cukup sulit. Tetapi guruku tetap mengajariku dengan baik dan selalu berusaha agar aku dapat hasil yang maksimal.

Karyawan di sekolahku juga sangat ramah. Menurutku mereka selalu menjalankan tugasnya dengan baik seperti menjaga kebersihan dan menjaga keamanan sekolah. Mereka juga selalu menyambut kedatangan para murid di sekolahku pada waktu pagi hari. Selain itu mereka juga selalu ringan tangan kepada semua orang.

Udara di sekolahku juga sangat segar. Banyak udara yang masuk ke sela-sela jendela. Pemandangan di sekolahku juga sangat indah dan mempesona. Banyak tanaman dan tumbuhan di sana.

Prestasi di sekolahku juga sangat banyak. Beberapa lomba sudah dimenangkan oleh sekolahku. Banyak sekali anak sukses yang ada di sekolahku. Mereka pun sering meraih kemenangan.

Sekolahku juga banyak dikenal di beberapa kota, salah satunya kota Depok. Banyak juga warga negara lain yang mengetahui sekolahku, juga pernah melihat sekolahku. Kemarin baru saja sekolahku kedatangan murid-murid sekolah dari Australia.

Suasana belajar di sekolahku sangat tenang. Jika sedang ujian para murid di kelasku tidak ada yang berbuat gaduh ataupun mengganggu teman yang sedang mengerjakan soal ujian. Jika ada anak yang berbuat gaduh atau mengganggu, guru akan memberi nasihat. Meskipun ada anak yang selalu berbuat gaduh, tetapi guruku tidak bosan menasihatinya dengan baik.

Saat waktu istirahat pertama telah tiba, para murid langsung membuka bekalnya yang sudah mereka siapkan dari rumahnya masing-masing. Aku pun membuka bekalku yang sudah disiapkan oleh ibuku. Akhirnya aku makan bersama teman-temanku. Kami berbagi cerita yang sangat seru. Semua teman-temanku pun turut girang.

Pada saat istirahat kedua, aku mengajak teman-emanku bermain. Mereka sangat gembira dan ingin bermain bersama aku. Kami pun bermain dengan seru dan menyenangkan. Jika suara azan berkemandang, aku dan teman-teman pun langsung menuju musala. Setelah salat aku kembali belajar seperti biasa.

Teman-teman di sekolahku selalu menjaga sopan santun kepada guru. Selain itu, mereka selalu menolong teman yang lain. Teman-temanku juga selalu jujur kepada siapa pun. Temanku selalu berarti bagiku. Mereka tak pernah membuat aku kecewa.

Guru-guru di sekolahku sangatlah baik. Karyawan-karyawan di sekolahku sangatlah baik.

Teman-teman di sekolahku tak akan aku lupakan. Merekalah yang menghiburku selama aku di sekolah. Merekalah yang aku butuhkan. Tidak ada orang yang terbaik selain mereka. Meskipun ada temanku yang kadang mencelaku, tetapi aku selalu memaafkan kesalahannya.

Jika aku berangkat sekolah, senang rasanya bisa bertemu dengan teman-temanku. Jika aku tidak bersekolah, sedih hatiku karena tidak bisa bertemu dengan temanku. Betapa senangnya aku bersekolah di sini.

Sungguh menyenangkan sekolahku. Sekolahku bagaikan surga bumi yang tak akan aku lupakan. Sekolahku adalah tempat yang paling indah bagiku. Tempat yang sangat aku cintai.

*ditulis dalam rangka mengikuti lomba penulisan Kemdikbud